Get this widget!

Kamis, 18 Agustus 2011

Tutorial Adobe Photoshop Komplit

Tutorial Adobe Photoshop ImageFoto-foto artis seperti Sandra Dewi & Nia Ramadhani, yang banyak beredar di Internet dibuat dengan Adobe Phostoshop. Hasil gambar olahan Adobe Photoshop ini juga banyak dilihat di berbagai website, brosur, koran, majalah, dan media lainnya. Adobe Photoshop adalah software pengolah gambar yang sangat powerfull dengan segala fasilitasnya. Saat ini Adobe telah mengeluarkan Adobe Photoshop CS3 yang lebih powerfull. Versi sebelumnya, yaitu Adobe Photoshop CS2, Adobe Photoshop CS, dan Adobe Photoshop 7, masih sering dipakai untuk komputer lama (pentium 3 ke bawah). Tutorial Adobe Photoshop ini dibagi dalam 6 Bab.




1.1. Apa itu Adobe Photoshop?
Adobe Photoshop adalah software pengolah gambar yang sangat powerfull dengan segala fasilitasnya. Hasil gambar olah dengan Adobe Photoshop ini banyak dilihat di berbagai website, brosur, koran, majalah, dan media lainnya. Untuk download Adobe Photoshop klik di sini.
1.2. Mengenal Area Kerja
Jalankan Adobe Photoshop kemudian pilih menu File -> Open. Kemudian pilih buka gambar apa saja. Sebagai contoh di buka gambar zhaow.jpg yang ada pada CD Tutorial bagian BAB I (lihat gambar 1.1).
Mengenal Area Kerja Adobe Photoshop
Seringkali letak tool-tool (palette) Adobe Photoshop sudah berubah dimodifikasi oleh pengguna sebelumnya. Untuk mengembalikan letak palette ini gunakan menu Windows -> Workspace -> Reset Palette Location.
Area kerja Adobe Photoshop dapat dilihat pada gambar 1.1, yaitu:
A : Menu Bar, berisi perintah utama untuk membuka file, save, mengubah ukuran gambar, filter dan lain-lain.
B : Option, berisi pilihan dari tool yang Anda pilih. Misalnya dipilih kuas/brush, maka ukuran/diameter brush ada di sini.
C : Gambar, menampilkan gambar yang sedang dibuat atau diedit.
D : Pallete Well, cara cepat untuk mengakses palet brushes, tool resets dan Layer Comps. Juga dapat digunakan untuk meletakkan palet yang sering digunakan.
E : Toolbox, berisi tool untuk menyeleksi dan memodifikasi gambar.
F : Palette, berisi jendela-jendela kecil yang di dalamnya terdapat perintah dan pilihan untuk dokumen/gambar yang sedang dikerjakan.
1.3. Praktek Bab 1
1.3.1. Membuka dokumen dan membuat duplikat dokumen
Untuk membuka gambar gunakan menu File -> Open, sedangkan untuk membuat duplikat gambar gunakan menu Image -> Duplicate.
1.3.2. Mengubah ukuran gambar dan kanvas
Jika ukuran gambar diubah, maka gambar akan membesar atau mengecil, lakukan dengan menu Image -> Image Size. Jika ukuran kanvas diubah, maka ukuran gambar tetap, akan ada kertas putih di sekeliling gambar, lakukan dengan menu Image -> Canvas Size.
1.3.3. Mencoba ToolBox
Cobalah tool-tool pada ToolBox, satu persatu akan dibahas pada bab berikutnya. Coba klik kanan pada tool yang memiliki segitiga di bagian kanan bawah untuk memilih tool yang tersembunyi.
1.3.4. Mencerminkan dan Memutar Gambar
Cobalah menu Image -> Rotate Canvas -> Flip Canvas Vertikal, Image -> Rotate Canvas -> Flip Canvas Horisontal. Untuk memutar gambar, pilih menu Image -> Rotate Canvas -> pilih sudut yang dikehendaki.
1.3.5. Undo
Undo digunakan untuk membatalkan perintah terakhir, tekan Alt+Ctrl+Z, atau gunakan pallete history.
1.3.6. Memindahkan gambar ke dokumen lain
Untuk memindahkan gambar gunakan Move Tool.
1.3.7. Save for web
Gunakan menu File -> Save for Web untuk menghasilkan gambar dengan ukuran kecil yang biasa digunakan pada web site.



2.1. Menyeleksi Gambar
Menyeleksi berarti memilih bagian tertentu dari gambar. Dengan seleksi kita dapat mengcopy, mengubah, menggeser, atau menambahkan efek kepada bagian yang terseleksi tanpa mempengaruhi bagian lain.
Ada tiga cara menyeleksi yaitu:
  1. Marquee Tool, yaitu menyeleksi dalam bentuk kotak, elips, row, dan kolom

  2. Lasso Tool, untuk menyeleksi dalam bentuk bebas, poligonal atau kekontrasan gambar (Magnetic Lasso Tool).

  3. Magic Wand Tool, untuk menyeleksi berdasarkan persamaan warna.

Tipe seleksi ada dua (dapat dipilih pada Option Bar), yaitu:
  1. Normal, memiliki pinggiran yang tajam.

  2. Feather, memiliki pinggiran yang halus atau kabur.

2.2. Tool-tool yang lain
Tool pada Adobe Photoshop
2.3. Praktek Bab II
2.3.1. Rectangular Marquee Tool
Gunakan rectangular marquee tool untuk memotong gambar dalam bentuk kotak. Gunakan menu Select -> Transform Selection untuk mengubah seleksi dan menu Select -> Feather untuk mengatur ketajaman pinggiran potongan.
2.3.2. Elliptical Marquee Tool
Digunakan untuk membuat seleksi elips atau lingkaran. Anda dapat menggunakan Select -> Transform Selection (atau klik kanan) untuk mengubah bidang yang mau diseleksi. Gunakan menu Select -> Feather untuk mengatur ketajaman tepi gambar. Gunakan Select -> Inverse untuk membalik seleksi.
2.3.3. Lasso Tool
Seleksi ini digunakan untuk menyeleksi bentuk bebas dengan mouse.
2.3.4. Polygonal Lasso Tool
Polygonal Lasso Tool digunakan untuk menyeleksi gambar yang memiliki tepi garis lurus, misalnya piramida pada gambar 2.5. Jika tombol Alt ditekan maka Polygonal Lasso Tool akan berfungsi seperti Lasso Tool biasa. Contoh gambar hasil seleksi piramida diperkecil dan diletakkan pada sudut kanan bawah.
2.3.5. Magnetic Lasso Tool
Magnetic Lasso Tool penggunaanya cukup mudah, karena dengan tool ini seleksi gambar akan secara otomatis membuat garis seleksi pada gambar yang berwarna kontras.
2.3.6. Magic Wand Tool
Magic wand tool akan menyeleksi gambar yang memiliki warna sama.
Tutorial Adobe Photoshop - Magic Wand tool
2.3.3. Crop Tool
Crop tool digunakan untuk menghilangkan bagian yang tidak diseleksi. Contoh penggunaanya di sini digunakan untuk memperbaiki hasil scan yang miring.
2.3.3. Healing Brush Tool
Healing Brush Tool digunakan untuk memperbaiki gambar pada bagian tertentu. Aktifkan tool ini, kemudian tekan Alt + Klik pada objek pada bagian yang tidak berkeriput, kemudian klik pada bagian yang keriputnya ingin dihilangkan.
2.3.4. Spot Healing Brush Tool
Spot Healing Brush Tool digunakan untuk memperbaiki kerusakan gambar. Di sini Anda tidak perlu menentukan area yang akan digunakan sebagai patokan, karena akan secara otomatis terpilih dari area di sekitarnya. Misalnya digunakan untuk menghilangkan keretakan pada patung seperti pada gambar 2.10.
Tool ini merupakan tool baru pada Adobe Photoshop CS2 yang tidak ada pada versi sebelumnya.
2.3.5. Patch Tool
Patch Tool digunakan untuk memperbaiki gambar. Tool ini dibuat dengan cara membuat selection dengan mouse atau dengan menahan tombol ALT untuk menghasilkan bentuk poligonal. Selanjutnya drag ke daerah yang akan dijadikan patokan perbaikan.
2.3.6. Red Eye Tool
Red Eye Tool digunakan untuk memperbaiki warna merah pada mata.
2.3.7. Clone Stamp Tool
Clone Stamp Tool digunakan untuk membuat duplikat area pada gambar, atau yang disebut cloning. Tekan ALT pada objek yang akan dikloning, kemudian gunakan mouse pada area tempat objek baru mau diletakkan.
2.3.8. Background Eraser Tool
Tool ini digunakan untuk menghapus background yang memiliki kemiripan warna. Misalnya digunakan untuk menghapus background langit pada gambar kupu-kupu.
2.3.9. Magic Eraser Tool
Seperti Background Eraser Tool, tool ini akan menghapus area dengan warna sama, namun efeknya adalah ke seluruh gambar, bukan hanya area yang diklik.
2.3.10. Color Replacement Tool
Color Replacement Tool akan mengubah warna gambar tanpa mengubah bentuk dari gambar tersebut. Tool ini akan secara otomatis hanya mengubah area dengan warna sama menjadi warna lain yang dikehendaki.
2.3.11. Blur, Sharpen, dan Smugde Tool
Blur Tool digunakan untuk mengaburkan area. Misalnya digunakan untuk menghilangkan bintik-bintik pada wajah. Sharpen Tool merupakan kebalikan dari Blur Tool. Dengan Sharpen Tool, gambar akan menjadi lebih tajam. Smugde Tool digunakan untuk mengubah bentuk gambar dengan cara drag mouse.
2.3.12. Dogde, Burn, dan Sponge Tool
Dogde Tool digunakan untuk membuat area menjadi lebih terang. Burn Tool digunakan untuk mempergelap area. Spong Tool digunakan untuk mencerahkan (saturate) atau mengurangi warna (desaturate).



3.1. Sekilas mengenai warna
Warna apapun dapat dinyatakan dalam tiga warna dasar (RGB) yaitu merah, hijau, dan biru. Cara menyatakan warna yang lain adalah dengan mode HSL yaitu Hue, Saturation, dan Lightness. Mode lain adalah CMYK (Cyan, Magenta, Yellow, Black).
Pada bab ini akan dibahas mengenai permainan warna, mulai dari mengatur latar belakang gambar, membuat gradient, mengatur brightness & contrast, dan masih banyak lagi tool-tool yang menarik. Pada subbab selanjutnya Anda dapat langsung praktek dengan didampingi instruktur.
3.2. Paint Bucket Tool
Paint Bucket Tool digunakan untuk mengganti background yang memiliki warna sama atau mirip. Background dapat diganti dengan pattern.
3.3. Gradient Tool
Gradient tool digunakan untuk menghasilkan warna gradasi. Jangan lupa lakukan seleksi terlebih dahulu bagian mana yang akan diisi warna gradasi. Jika tidak, maka seluruh kanvas terisi dengan gradasi.
3.4. Brush Tool
Brush Tool digunakan sebagai kuas dalam mengambar dengan mouse. Atur besar kecilnya brush, hardness, opacity, dan flow. Bush Tool dapat juga bekerja pada mode Air Brush.
3.5. Brightness/Contrast
Brightness digunakan untuk mengatur kecerahan gambar. Contrast digunakan untuk mengatur ketajaman gambar. Gunakan menu Image -> Adjustment -> Brightness/Contrast.
3.6. Level
Level berfungsi mirip dengan Brightness/Contrast namun lebih fleksible karena warna dapat diatur warna gelap, warna menengah, dan warna terang. Level dapat bekerja pada selection atau seluruh kanvas. Gunakan menu Image -> Adjustment -> Level.
3.7. Curves
Curves bekerja seperti level, namun Anda mengatur warna RGB dalam bentuk curva. Gunakan menu Image -> Adjustment -> Curves. Curva dapat diatur otomatis, mode RGB atau diatur sendiri-sendiri untuk tiap-tiap warna.
3.8. Color Balance
Melalui menu Image -> Adjustment -> Color Balance kita dapat mengatur keseimbangan warna.
3.9. Photo Filter
Photo filter digunakan untuk memberikan filter pada gambar. Mirip seperti filter yang diletakkan di depan lensa kamera. Gunakan menu Image -> Adjustment -> Photofilter.
3.10. Replace Color
Replace Color digunakan untuk mengganti warna tertentu dalam gambar, sedangkan warna yang lain tidak ikut berubah. Misalnya untuk mengganti warna apel dengan tanpa mengubah warna background. Gunakan menu Image -> Adjusments -> Replace Color.
3.11. Hue/Saturation
Hue/Saturation digunakan untuk mengganti warna pada keseluruhan gambar/seleksi. Hue adalah warna, sedangkan Saturation adalah tebal/tipisnya warna. Gunakan tool ini melalui Image -> Adjustment -> Hue/Saturation. Perubahan warna dapat diatur pada chanel master, atau tiap-tiap warna.
3.12. Match Color
Match Color akan menyamakan warna gambar source kepada gambar yang akan diubah. Misalnya di sini akan diubah gambar danau3.jpg, menjadi suasana matahati terbit seperti gambar acuan. Gunakan tool ini melalui menu Image -> Adjustment -> Match Color.
Tutorial Adobe Photoshop - Match Color
Tutorial Adobe Photoshop - Match Color



4.1. Horisontal Type Tool
Horisontal Type Tool digunakan untuk membuat teks secar horisontal. Hasil teks dapat dipindahkan dengan Move Tool.
Tutorial Adobe Photoshop - Horisontal Type Tool
4.2. Horisontal Type Mask Tool
Horisontal Type Mask Tool digunakan untuk menyeleksi dalam bentuk teks.
4.3. Pen Tool
Peen Tool digunakan untuk membuat garis lurus dan garis lengkung dalam bentuk vektor. Klik sekali untuk membuat anchor point, kemudian jika kurva telah terbentuk, drag anchor point untuk membuat direction point. Path yang dibuat oleh Pen Tool dapat diubah menjadi selection.
4.4. Rectangle, Ellipse, Poligon, dan Custom Shape Tool
Tool ini berguna untuk menghasilkan bentuk kotak (rectangle), ellips, poligon, dan berbagai macam bentuk lain yang telah disediakan oleh Adobne Photoshop. Bentuk-bentuk tersebut misalnya hati, lampu, not balok, dan lain sebagainya.



5.1. Memahami Layer
Layer adalah lapisan tembus pandang. Bagian yang tidak bergambar pada sebuah layer bersifat transparan. Layer dapat ditumpuk dan diatur susunannya. Dengan menggunakan layer, efek-efek akan berlaku dalam layer tertentu saja, tanpa mengganggu layer yang lain.
5.2. Quick Mask Mode
Quick Mask Mode digunakan untuk menyeleksi dengan menggunakan Brush Tool. Aktifkan tool ini dengan menekan tombol Q pada keyboard atau memilih tool Quick Mask Mode.
Tutorial Adobe Photoshop - Quick Mask Mode
Pada contoh ini, gambar beruang di seleksi dengan menggunakan Brush Tool pada mode quick mask. Setelah gambar beruang terseleksi, kembalikan ke mode normal untuk menghasilkan seleksi gambar beruang.
5.3. Layer Mask
Layer Mask digunakan untuk menyembunyikan bagian tertentu pada layer. Gunakan warna hitam untuk menyembunyikan gambar dan warna putih untuk menampilkan gambar.
Tutorial Adobe Photoshop - Layer Mask
5.4. Layer Style
Layer Style merupakan teknik memberikan efek tertentu pada suatu layer. Pilih tool Add Layer Style yang ada pada sudut kanan bawah pallete.
Tutorial Adobe Photoshop - Layer Style



6.1. Filter Liquify
Filter Liquify dapat mengubah gambar secara langsung dengan menggunakan mouse. Misalnya memperbesar/memperkecil mata, menggeser alis, dan sebagainya. Filter ini dapat digunakan melalui menu Filter -> Liquify.
Tutorial Adobe Photoshop - Filter Liquify
6.2. Filter Vanishing Point
Filter Vanishing Point digunakan untuk meng-klone gambar dalam bentuk perspektif. Filter ini dapat digunakan melalui menu Filter -> Vanishing Point. Area sumber kloning ditentukan dengan menekan Alt + Click. Fitur merupakan fitur baru dalam Adobe Photoshop CS2.
Tutorial Adobe Photoshop - Filter Vanishing Point
6.3. Filter Blur
Filter Blur digunakan untuk mengaburkan gambar. Yang menarik dalam filter ini adalah mengaburnya gambar dapat dibuat secara radial. Gunakan filter ini melalui menu Filter -> Blur.
Tutorial Adobe Photoshop - Filter Blur

Navigasi dalam halaman Tutorial Adobe Photoshop komplit:

Tulisan terkait:

Radiculopathy

Definisi Radiculopathy

Radiculopathy adalah kondisi yang disebabkan oleh syaraf yang terjepit (tertekan) pada spine (tulang belakang) yang dapat meyebabkan nyeri, mati rasa, kesemutan, atau kelemahan sepanjang jalur syaraf. Radiculopathy dapat terjadi pada bagian apa saja dari spine, namun adalah paling umum pada punggung bagian bawah (lumbar radiculopathy) dan pada leher (cervical radiculopathy). Ia kurang umum ditemukan pada bagian tengah dari spine (thoracic radiculopathy).
Faktor-Faktor Risiko Untuk Radiculopathy

Faktor-faktor risiko untuk radiculopathy adalah aktivitas-aktivitas yang menempatkan beban yang berlebihan atau yang berulangkali pada spine. Pasien-pasien yang terlibat pada pekerjaan yang berat atau olahraga-olahraga kontak adalah lebih cenderung mengembangkan radiculopathy daripada mereka yang dengan gaya hidup yang lebih banyak duduk terus menerus. Sejarah radiculopathy keluarga atau penyakit-penyakit spine lain juga meningkatkan risiko mengembangkan radiculopathy.

Penyebab-Penyebab Radiculopathy

Radiculopathy disebabkan oleh kompresi (penekanan) atau iritasi dari syaraf-syaraf ketika mereka keluar (meninggalkan) dari spine. Ini dapat disebabkan oleh kompresi mekanik dari syaraf oleh hernia cakram (disk herniation), bone spur (osteophytes) dari osteoarthritis, atau dari penebalan dari ligamen-ligamen yang mengelilinginya.

Penyebab-penyebab lain yang kurang umum dari kompresi mekanik dari syaraf-syaraf adalah dari tumor atau infeksi. Salah satu dari ini dapat mengurangi jumlah ruang pada spinal canal (kolom tulang belakang) dan menekan syaraf yang meninggalkannya (keluar).

Scoliosis dapat menyebabkan syaraf-syaraf pada satu sisi spine menjadi tertekan oleh curve (garis lengkung) spine yang abnormal.

Penyebab-penyebab lain dari radiculopathy temasuk diabetes yang dapat mengurangi aliran darah yang normal ke syaraf-syaraf tulang belakang. Peradangan dari trauma atau degenerasi dapat menjurus pada radiculopathy dari peradangan langsung dari syaraf-syaraf.

Gejala-Gejala Dari Radiculopathy

Gejala-gejala dari radiculopathy tergantung pada syaraf-syaraf mana yang dipengaruhi. Syaraf-syaraf yang keluar dari leher (cervical spine) mengontrol otot-otot dari leher dan lengan-lengan dan mensuplai sensasi disana. Syaraf-syaraf dari bagian tengah punggung (thoracic spine) mengontrol otot-otot dari dada dan perut dan mensuplai sensasi disana. Syaraf-syaraf dari punggung bagian bawah (lumbar spine) mengontrol otot-otot dari pantat dan tungkai-tungkai (legs) dan mensuplai sensasi disana.

Gejala-gejala yang paling umum dari radiculopathy adalah nyeri, mati rasa dan kesemutan pada lengan-lengan atau tungkai-tungkai. Adalah umum untuk pasien-pasien untuk juga serta telah melokalisir nyeri leher atau punggung . Lumbar radiculopathy yang menyebabkan nyeri yang menyebar menuruni anggota tubuh bagian bawah umumnya dirujuk sebagai sciatica. Thoracic radiculopathy menyebabkan nyeri dari punggung tengah yang berjalan berkelilng ke dada. Ia seringkali disalahartikan untuk shingles.

Beberapa pasien-pasien mengembangkan kesensitifan yang sangat pada sentuhan yang ringan yang dirasakan menyakitkan pada area yang terlibat. Secara kurang umum, pasien-pasien dapat mengembangkan kelemahan pada otot-otot yang dikontrol oleh syaraf-syaraf yang terpengaruh. Ini dapat mengindikasikan kerusakan syaraf.

Mendiagnosa Radiculopathy

Diagnosis dari radiculopathy mulai dengan sejarah medis dan pemeriksaan fisik oleh dokter. Selama sejarah medis, dokter akan bertanya pertanyaan-pertanyaan tentang tipe dan lokasi dari gejala-gejala, berapa lama mereka telah hadir, apa yang membuat mereka lebih baik atau lebih buruk, dan persoalan-persoalan medis lain apa yang hadir. Dengan mengetahui lokasi yang tepat dari gejala-gejala pasien, dokter dapat membantu melokalisir syaraf yang bertanggung jawab. Pemeriksaan fisik akan berfokus pada anggota tubuh yang terlibat. Dokter akan memeriksa kekuatan, sensasi dan refleks-refleks otot untuk melihat apakah ada kelainan-kelainan apa saja.

Pasien mungkin kemudian diminta untuk memperoleh studi-studi gambar untuk mencari sumber dari radiculopathy. X-rays sederhana seringkali diperoleh pertama-tama. Ini dapat seringkali mengidentifikasi kehadiran dari trauma atau osteoarthritis dan tanda-tanda awal dari tumor atau infeksi. MRI scan mungkin kemudian diperoleh. Studi ini menyediakan pandangan yang paling baik pada jaringan-jaringan lunak sekitar spine termasuk syaraf-syaraf, cakram dan ligamen-ligamen. Jika pasien tidak mampu untuk memperoleh MRI, mereka mungkin memperoleh CT scan sebagai gantinya untuk menyelidiki kemungkinan kompresi (tekanan) dari syaraf-syaraf.

Pada beberapa kasus-kasus dokter mungkin memerintahkan studi konduksi syaraf atau electromyogram (EMG). Studi-studi ini melihat pada aktivits elektrik sepanjang syaraf dan dapat menunjukan jika ada kerusakan pada syaraf.

Perawatan Untuk Radiculopathy

Untungnya, kebanyakan orang-orang dapat memperoleh pembebasan yang baik dari gejala-gejala radiculopathy mereka dengan perawatan konservatif. Ini mungkin termasuk obat-obat anti peradangan, terapi fisik atau perawatan chiropractic, dan menghindari aktivitas yang menegangkan leher atau punggung. Mayoritas dari pasien-pasien radiculopathy merespon dengan baik pada perawatan konservatif ini, dan gejala-gejala seringkali membaik dalam enam minggu sampai tiga bulan.

Jika pasien-pasien tidak membaik dengan perawatan-perawatan yang didaftar diatas mereka mungkin mendapat manfaar dari suntikan steroid epidural. Dengan bantuan dari mesin X-ray, dokter menyuntikan obat steroid antara tulang-tulang dari spine yang berdekatan pada syaraf-syaraf yang terlibat. Ini dapat membantu untuk dengan cepat mengurangi peradangan dan iritasi dari syaraf dan membantu mengurangi gejala-gejala dari radiculopathy.

Pada beberapa kasus-kasus gejala-gejala berlanjut meskipun dengan semua dari opsi-opsi perawatan diatas. Jika ini terjadi dan gejala-gejalanya berat, operasi mungkin adalah opsi (pilihan). Tujuan dari operasi adalah mengeluarkan kompresi (tekanan) dari syaraf yang terpengaruh. Tergantung pada penyebab dari radiculopathy, ini dapat dilakukan dengan laminectomy atau discectomy. Laminectomy mengeluarkan bagian yang kecil dari tulang yang menutupi syaraf untuk mengizinkannya mempunyai ruang tambahan. Discectomy mengeluarkan bagian dari cakram yang telah keluar menonjol dan menekan syaraf.

Mencegah Radiculopathy

Tidak ada pencegahan spesifik untuk radiculopathy. Mempertahankan berat badan yang layak, kondisi otot yang baik, dan menghindari penegangan yang berlebihan pada leher dan punggung dapat mengurangi kesempatan-kesempatan mengembangkan radiculopathy.

Prognosis Untuk Radiculopathy

Prognosis untuk radiculopathy adalah baik. Mayoritas dari pasien-pasien merespon dengan baik pada opsi-opsi perawatan konservatif. Pasien-pasien yang memerlukan prosedur-prosedur operasi secara khas memperoleh hasil-hasil yang baik serta dengan tidak ada restriksi-restriksi (pembatasan-pembatasan) jangka panjang.

GOUT

Definisi Gout Dan Hyperuricemia

Gout adalah suatu kondisi yang berakibat dari suatu kelebihan beban dari kristal-kristal asam urat yang mengendap pada jaringan-jaringan tubuh dan bercirikan serangan-serangan yang berulang dari peradangan sendi (arthritis). Gout yang kronis dapat menjurus pada endapan-endapan dari gumpalan-gumpalan yang keras dari asam urat di dan sekitar sendi-sendi, mengurangi fungsi ginjal, dan batu-batu ginjal.
Gout mempunyai perbedaan yang unik untuk menjadi satu dari penyakit-penyakit medis yang paling sering direkam sepanjang sejarah. Ia seringkali dihubungkan dengan suatu kelainan yang diturunkan atau diwariskan dalam kemampuan tubuh untuk memproses asam urat. Asam urat adalah suatu produk uraian dari purine-purine yang adalah bagian dari banyak makanan-makanan yang kita makan. Suatu kelainan dalam menangani asam urat dapat menyebabkan serangan-serangan arthritis yang menyakitkan (serangan gout), batu-batu ginjal, dan halangan-halangan dari tubulus-tubulus penyaring ginjal dengan kristal-kristal asam urat, menjurus pada gagal ginjal. Pada sisi lain, beberapa pasien-pasien mungkin hanya menaikan tingkat-tingkat asam urat darah (hyperuricemia) tanpa mempunyai arthritis atau persoalan-persoalan ginjal. Istilah "gout" umumnya digunakan untuk merujuk pada serangan-serangan arthritis yang menyakitkan.

Gouty arthritis adalah biasanya suatu serangan yang sangat menyakitkan dengan suatu penimbulan peradangan sendi yang cepat. Peradangan sendi dipercepat oleh endapan-endapan dari kristal-kristal asam urat di cairan sendi (cairan synovial) dan lapisan sendi (lapisan synovial). Peradangan sendi yang hebat terjadi ketika sel-sel darah putih menelan kristal-kristal asam urat dan melepaskan kimia-kimia dari peradangan, menyebabkan nyeri, panas, dan kemerahan dari jaringan-jaringan sendi.
Mereka yang dipengaruhi oleh gout

Kira-kira 1 juta orang-orang di Amerika menderita serangan-serangan gout. Gout adalah sembilan kali lebih umum pada pria-pria daripada wanita-wanita. Ia sebagian besar menyerang laki-laki setelah masa remaja, dengan suatu punvaknya pada umur 75 tahun. Pada wanita-wanita, serangan-serangan gout biasanya terjadi setelah menopause.

Ketika tingkat asam urat darah yang naik (hyperuricemia) mungkin mengindikasi suatu risiko gout yang meningkat, hubungan antara hyperuricemia dan gout adalah tidak jelas. Banyak pasien-pasien dengan hyperuricemia tidak mengembangkan gout, dimana beberapa pasien-pasien dengan serangan-serangan gout yang berulangkali mempunyai tingkat-tingkat asam urat darah yang normal atau rendah. Diantara populasi pria di Amerika, kira-kira 10% mempunyai hyperuricemia. Bagaimanapun, hanya suatu porsi yang kecil dari mereka yang dengan hyperuricemia akan sebenarnya mengembangkan gout.

Faktor-faktor risiko untuk gouty arthritis
Sebagai tambahan pada suatu kelainan yang diturunkan dalam menangani asam urat, fator-faktor risiko lain untuk mengembangkan gout termasuk kegemukan, penambahan berat badan yang berlebihan, terutama pada kaum muda, pemasukan alkohol yang sedang sampai berat, tekanan darah tinggi, dan fungsi ginjal yang abnormal. Obat-obat tertentu, seperti thiazide diuretics (hydrochlorothiazide [Dyazide]), aspirin dosis rendah, niacin, cyclosporine, obat-obat tuberculosis (pyrazinamide dan ethambutol), dan lain-lain dapat juga menyebabkan tingkat-tingkat asam urat yang naik didalam darah dan menjurus pada gout. Lebih jauh, penyakit-penyakit tertentu menjurus pada produksi yang berlebihan dari asam urat didalam tubuh. Contoh-contoh dari penyakit-penyakit ini termasuk leukemia-leukemia (kanker darah), lymphomas, dan kelainan-kelainan hemoglobin. Dengan menarik, suatu studi baru-baru ini menunjukan suatu kelaziman yang meningkat dari tingkat-tingkat hormon tiroid yang rendahnya secara abnormal (hypothyroidism) pada pasien-pasien dengan gout.

Pada pasien-pasien yang berisiko mengembangkan gout, kondisi-kondisi tertentu dapat mempercepat serangan-serangan gout yang akut. Kondisi-kondisi ini termasuk dehidrasi, luka pada sendi, demam, makan malam yang berlebihan, pemasukan alkohol yang berat, dan operasi baru-baru ini. Serangan-serangan gout yang dipicu oleh operasi baru-baru ini kemungkinan berhubungan dengan perubahan-perubahan dalam keseimbangan cairan tubuh ketika pasien-pasien untuk sementara menghentikan pemasukan cairan yang normal melalui mulut dalam persiapan untuk dan setelah operasi.
Gejala-Gejala Gout

Sendi kecil pada dasar dari jari kaki yang besar (jempol) adalah tempat yang paling umum dari suatu serangan gout akut dari arthritis. Sendi-sendi lain yang dapat dipengaruhi termasuk pergelangan-pergelangan kaki, lutut-lutut, pergelangan-pergelangan tangan, jari-jari tangan, dan siku-siku tangan. Serangan-serangan gout akut dikarakteristikan oleh suatu penimbulan nyeri yang cepat di sendi yang terpengaruh diikuti oleh kehangatan, pembengkakan, perubahan warna kemerah-merahan, dan kepekaan yang ditandai. Kepekaan dapat menjadi hebat sehingga bahkan suatu selimut yang menyentuh kulit diatas sendi yang terpengaruh dapat menjadi tak tertahankan. Pasien-pasien dapat mengembangkan demam dengan serangan-serangan gout akut. Serangan-serangan yang menyakitkan ini biasanya surut dalam waktu berjam-jam sampai berhari-hari, dengan atau tanpa pengobatan. Pada kejadian-kejadian yang jarang, suatu serangan dapat berlangsung untuk berminggu-minggu. Kebanyakan pasien-pasien dengan gout akan mengalami serangan-serangan yang berulangkali dari arthritis melalui waktu bertahun-tahun.

Kristal-kristal asam urat dapat mengendap dalam kantong-kantong kecil yang berisi cairan (bursae) sekitar sendi-sendi. Kristal-kristal asam urat ini dapat mendorong peradangan di bursae menjurus pada nyeri dan pembengkakan sekitar sendi-sendi, suatu kondisi yang disebut bursitis. Pada kejadian-kejadian yang jarang, gout menjurus pada suatu tipe yang lebih kronis dari peradangan sendi yang meniru rheumatoid arthritis.

Pada gout yang kronis (tophaceous), massa-massa yang berbongkol dari kristak-kristal asam urat (tophi) mengendap di area-area jaringan lunak yang berbeda dari tubuh. Meskipun mereka paling umum ditemukan sebagai simpul-simpul yang keras sekitar jari-jari tangan, pada ujung-ujung dari siku-siku tangan, dan sekitar jempol kaki, simpul-simpul tophi dapat nampak dimana saja didalam tubuh. Mereka telah dilaporkan pada area-area yang tidak diharapkan seperti di telinga-telinga, pita-pita suara (vocal cords), atau (jarang) sekitar sumsum tulang belakang (spinal cord)!

Mendiagnosis Gouty Arthritis
Gout dicurigai ketika seorang pasien melaporkan suatu sejarah dari dari serangan-serangan yang berulangkali dari arthritis yang menyakitkan pada dasar dari jari-jari kaki. Pergelangan-pergelangan kaki dan lutut-lutut adalah sendi-sendi berikutnya yang paling umum dilibatkan pada gout. Gout biasanya menyerang satu sendi pada waktu yang sama, dimana kondisi-kondisi arthritis lain, seperti systemic lupus dan rheumatoid arthritis, biasanya menyerang banyak sendi-sendi secara simultan.

Tes yang paling dipercaya untuk gout adalah menemukan kristal-kristal asam urat di cairan sendi yang diperoleh dengan penyedotan sendi (arthrocentesis). Arthrocentesis adalah suatu prosedur kantor yang umum yang dilaksanakan dibawah pembiusan lokal. Menggunakan teknik steril, cairan ditarik (disedot) dari sendi yang meradang, menggunakan suatu penyemprot dan jarum (suntikan). Cairan sendi kemudian dianalisa untuk kristal-kristal asam urat dan untuk infeksi. Kristal-kristal asam urat yang mengkilap dan seperti jarum paling baik dilihat dengan suatu polarizing microscope. Diagnosis dari gout dapat juga dibuat dengan menemukan kristal-kristal asam urat ini dari meterial yang disedot dari simpul-simpul tophi dan cairan bursitis.

Beberapa pasien-pasien dengan suatu sejarah dan gejala-gejala klasik dari gout dapat dengan sukses dirawat dan diduga mempunyai gout tanpa menjalani arthrocentesis. Bagaimanapun, menegakan suatu diagnosis yang kuat adalah masih lebih baik karena kondisi-kondddisi lain dapat meniru gout. Ini termasuk arthritis lain yang disebabkan kristal yang disebut pseudogout, psoriatic arthritis, rheumatoid arthritis, dan bahkan infeksi.

X-rays dapat adakalanya bermanfaat, dan mungkin menunjukan endapan-endapan kristal tophi dan kerusakan tulang sebagai suatu akibat dari peradangan-peradangan yang berulangkali. X-rays dapat juga bermanfaat untuk memonitor efek-efek dari gout kronis pada sendi-sendi.

Merawat Gout
Mencegah serangan-serangan gout akut adalah sama pentingnya seperti merawat arthritis akut. Pencegahan dari gout akut melibatkan memelihara pemasukan cairan yang cukup, pengurangan berat badan, perubahan-perubahan diet, pengurangan dalam konsumsi alkohol, dan obat-obat untuk menurunkan tingkat asam urat di darah (mengurangi hyperuricemia).

Memelihara pemasukan cairan yang cukup membantu mencegah serangan-serangan gout akut. Pemasukan cairan yang cukup juga mengurangi risiko pembentukan batu ginjal pada pasien-pasien dengan gout. Alkohol diketahui mempunyai efek-efek diuretik yang dapat berkontribusi pada dehidrasi dan mempercepat serangan-serangan gout akut. Alkohol dapat juga mempengaruhi metabolisme asam urat dan menyebabkan hyperuricemia. Ia menyebabkan gout dengan menghalangi (memperlambat) pengeluaran dari asam urat dari ginjal-ginjal dan begitu juga dengan menyebabkan dehidrasi, yang mempercepat kristal-kristal pada sendi-sendi.

Perubahan-perubahan diet dapat membantu mengurangi tingkat-tingkat asam urat di darah. Karena kimia-kimia purine dirubah oleh tubuh kedalam asam urat, makanan-makanan yang kaya purine dihindari. Contoh-contoh dari makanan-makanan yang kaya purines termasuk kerang-kerangan dan daging-daging organ, seperti hati, otak-otak, ginjal-ginjal, dan daging kelenjar perut anak sapi. Peneliti-peneliti telah melaporkan, pada umumnya, bahwa konsumsi daging atau makanan laut (seafood) meningkatkan risiko serangan-serangan gout, dimana konsumsi makanan susu kelihatannya mengurangi risiko ! Pemasukan protein atau konsumsi sayuran yang kaya purine tidak dihubungkan dengan suatu peningkatan risiko gout. Pemasukan alkohol total dihubungkan kuat dengan suatu peningkatan risiko gout (beer dan liquor adalah terutama faktor-faktor yang kuat).

Pengurangan berat badan dapat bermanfaat dalam menurunkan risiko dari serangan-serangan gout yang berulang. Ini paling baik dikerjakan dengan mengurangi lemak makanan dan pemasukan kalori, digabungkan dengan suatu program latihan aerobic yang teratur.

Ada tiga aspek pada perawatan dengan obat dari gout. Pertama, penghilang-penghilang nyeri seperti acetaminophen (Tylenol) atau analgesik-analgesik lain yang lebih berpotensi digunakan untuk mengendalikan nyeri. Kedua, agent-agent antiperadangan seperti nonsteroidal antiinflammatory drugs (NSAIDS), colchicine, dan corticosteroids digunakan untuk mengurangi peradangan sendi. Akhirnya, obat-obat dipertimbangkan untuk mengendalikan kekacauan metabolisme yang mendasarinya yang menyebabkan hyperuricemia dan gout. Ini berarti merawat tingkat-tingkat asam urat yang naik di darah dengan obat-obat yang mengurangi tingkat-tingkat ini.

NSAIDS seperti indomethacin (Indocin) dan naproxen (Naprosyn) adalah obat-obat antiperadangan yang efektif untuk gout akut. Obat-obat ini berangsur-angsur dikurangi setelah arthritis hilang. Efek-efek sampingan yang umum dari NSAIDS termasuk iritasi dari sistim pencernaan, pemborokan dari lambung dan usus-usus, dan bahkan perdarahan usus. Pasien-pasien yang mempunyai suatu sejarah alergi terhadap aspirin atau polip-polip hidung harus menghindari NSAIDS karena risiko dari suatu reaksi alergi yang kuat (anaphylactic).

Colchicine untuk gout akut diberikan paling umum melalui mulut namun dapat juga diberikan secara intravena. Dengan cara melalui mulut, ia diberikan setiap jam atau setiap dua jam hingga ada suatu perbaikan nyeri yang signifikan atau pasien mengembangkan efek-efek sampingan pencernaan seperti diare yang parah. Efek-efek sampingan lain yang umum dari colchicine termasuk mual dan muntah.

Corticosteroids, seperti prednisone, yang diberikan pada kursus-kursus yang singkat, adalah agent-agent antiperadangan yang kuat untuk merawat gout akut. Mereka dapat diberikan secara oral atau disuntikan secara langsung kedalam sendi yang meradang. Corticosteroids dapat diresepkan pada pasien-pasien yang mempunyai persoalan-persoalan ginjal, hati, atau pencernaan yang mengiringinya. Penggunaan kronis jangka panjang dari corticosteroids tidak dianjurkan karena efek-efek sampingan jangka panjang yang serius.

Sebagai tambahan pada obat-obat untuk serangan-serangan gout akut, obat-obat lain dapat dikonsumsi melalui periode-periode yang berkepanjangan untuk menurunkan tingkat-tingkat asam urat darah. Menurunkan tingkat-tingkat asam urat darah mengurangi risiko dari serangan-serangan arthritis yang berulang, batu-batu ginjal, dan penyakit ginjal, dan juga secara perlahan memecahkan endapan-endapan tophi yang keras. Obat-obat yang digunakan untuk menurunkan tingkat asam urat darah bekerja dengan meningkatkan pengeluaran asam urat dari ginjal, atau dengan mengurangi produksi asam urat tubuh dari purine dalam makanan-makanan. Obat-obat ini umumnya tidak dimulai hingga setelah peradangan dari gouty arthritis akut telah mereda karena mereka dapat memperburuk serangan. Jika mereka telah dikonsumsi sebelum serangan, mereka diteruskan dan hanya disesuaikan setelah serangan telah hilang. Karena banyak pasien-pasien dengan tingkat-tingkat asam urat darah yang naik mungkin tidak mengembangkan serangan-serangan gout atau batu-batu ginjal, keputusan untuk perawatan dengan obat-obat yang menurunkan asam urat yang berkepanjangan harus dibedakan antara individu-individu.

Probenecid (Benemid) dan sulfinpyrazone (Anturane) adalah obat-obat yang digunakan secara umum untuk mengurangi tingkat-tingkat asam urat darah dengan meningkatkan pengeluaran dari asam urat kedalam urin. Karena obat-obat ini dapat, pada kejadian-kejadian yang jarang menyebabkan batu-batu ginjal, mereka harus dihindari oleh pasien-pasien yang dengan suatu sejarah batu-batu ginjal. Obat-obat ini harus dikonsumsi dengan cairan yang banyak agar supaya memajukan jalan lintasan yang cepat dari asam urat keluar dari sistim urin dalam rangka untuk mencegah pembentukan batu.

Allopurinol (Zyloprim) menurunkan tingkat asam urat darah dengan mencegah produksi asam urat. Ia sebenarnya menghalangi perubahan metabolisme dari purine-purine dalam makanan-makanan ke asam urat. Obat ini digunakan dengan hati-hati pada pasien-pasien dengan fungsi ginjal yang buruk, kerena mereka terutama sekali berisiko mengembangkan efek-efek sampingan, termasuk ruam kulit (rash) dan kerusakan hati.

Sekali lagi, obat-obat yang menurunkan asam urat, seperti allopurinol, umumnya dihindari pada pasien-pasien yang sedang mempunyai serangan-serangan gout akut (kecuali mereka telah sedang menkonsumsi mereka). Untuk sebab-sebab yang tidak diketahui, obat-obat ini, ketika dimulai sewaktu suatu serangan akut, sebenarnya dapat memperburuk peradangan akut. Oleh karenanya, obat-obat yang menurunkan asam urat biasanya dimulai hanya setelah resolusi yang penuh dari serangan-serangan arthritis akut. Jika pasien-pasien telah sedang mengkonsumsi obat-obat ini, mereka dipertahankan pada dosis yang sama sewaktu serangan-serangan akut. Pada beberapa pasien-pasiens, meningkatkan dosis dari obat-obat yang menurunkan asam urat dapat mempercepat serangan-serangan gout. Pada pasien-pasien ini, dosis-dosis yang rendah dari colchicine dapat diberikan untuk mencegah percepatan dari gout akut.

Obat-obat yang lazim dipakai dirumah dapat mengurangi gejala-gejala gout akut termasuk istiahat dan menaikan sendi yang meradang. Penggunaan-penggunaan Ice-pack dapat membantu untuk mengurangi nyeri dan mengurangi peradangan. Pasien-pasien harus menghindari obat-obat yang mengandung aspirin, jika memungkinkan, karena aspirin mencegah pengeluaran ginjal dari asam urat.
Masa Depan Untuk Pasien-Pasien Dengan Gout Dan Hyperuricemia

Penelitian yang aktif sedang berjalan dalam suatu keanekaragaman dari bidang-bidang yang berhubungan dengan gout dan hyperuricemia. Ilmuwan-ilmuwan baru-baru ini melaporkan bahwa protein hewan yang tinggi meningkatkan sedikit risiko gout. Yang lain-lain menemukan bahwa pemasukan kalsium dari makanan mungkin melindungi pasien-pasien dari mendapatkan serangan-serangan gout. Untuk serangan-serangan yang akut dari gouty arthritis, suatu obat baru yang disebut etoricoxib yang dikonsumsi sekali sehari dan mempunyai suatu kemampuan toleran keamanan yang berguna sedang digunakan secara sukses pada studi-studi.

Obat-obat baru untuk meningkatkan eliminasi dari asam urat di urin (seperti benzbromarone) dan menurunkan tingkat-tingkat asam urat darah (seperti PEG-uricase) sedang dievaluasi pada percobaan-percobaan klinik dengan pasien-pasien. Peneliti-peneliti juga melaporkan pada suatu obat yang bersifat percobaan yang disebut Y700 yang dapat digunakan bahkan pada pasien-pasien dengan penyakit ginjal (dimana seringkali obat-obat lain tidak bisa) karena obatnya dimetabolisme oleh hati dan bukan ginjal-ginal seperti obat gout tradisional allopurinol.

Suatu obat baru, febuxostat, menurunkan tingkat asam urat didalam darah se-efektif allopurinol pada studi-studi pendahuluan. Jika obat ini disetujui untuk penggunaan oleh FDA, ia akan menyediakan suatu perawatan alternatif yang layak untuk orang-orang yang telah mempunyai reaksi-reaksi yang kurang baik pada allopurinol.

Cara-cara yang optimal untuk perawatan dari serangan-serangan gout akut dan kondisi-kondisi gout kronis masih memerlukan studi-studi jangka panjang yang lebih jauh. Ilmuwan-ilmuwan peneliti akan melanjutkan mengembangkan obat-obat yang kurang beracun dan lebih efektif untuk melawan "momok dari abad-abad" ini.

Ankylosing Spondylitis

Definisi Ankylosing Spondylitis

Ankylosing spondylitis adalah bentuk peradangan kronis dari tulang belakang (spine) dan sendi-sendi tulang sacroiliac (sacroiliac joints). Sacroiliac joints berlokasi pada belakang bawah dimana sakrum (tulang kelangkang, tulang yang tepat berada diatas tulag ekor) bertemu tulang-tulang ilium (tulang-tulang yang berada di kedua sisi dari bokong atas). Peradangan kronis pada area-area ini menyebabkan nyeri dan kekakuan dalam dan sekitar tulang belakang (spine). Dengan berjalannya waktu, peradangan spine yang kronis (spondylitis) dapat menjurus pada suatu penyatuan bersama sepenuhnya (fusion) dari vertebra-vertebra, proses yang dirujuk sebagai ankylosis. Ankylosis menjurus pada kehilangan mobilitas dari tulang belakang (spine).Ankylosing spondylitis adalah juga suatu penyakit rematik sistemik, yang berarti ia dapat mempengaruhi jaringan-jaringan lain diseluruh tubuh. Karena itu, ia dapat menyebabkan peradangan atau luka pada sendi-sendi tulang lain yang jauh dari spine, begitu juga pada organ-organ lain, seperti mata-mata, jantung, paru-paru, dan ginjal-ginjal. Ankylosing spondylitis berbagi banyak ciri-ciri dengan beberapa kondisi-kondisi arthritis lain, seperti psoriatic arthritis, reactive arthritis, dan arthritis yang berhubungan dengan penyakit Crohn dan radang borok usus besar (ulcerative colitis). Setiap dari kondisi-kondisi arthritis ini dapat menyebabkan penyakit dan peradangan pada spine, sendi-sendi tulang lain, mata-mata, kulit, mulut, dan beragam organ-organ. Mengingat bahwa persamaan dan kecenderungan mereka menyebabka peradangan dari spine, kondisi-kondisi ini secara kolektif dirujuk sebagai "spondyloarthropathies".

Ankylosing spondylitis adalah dua sampai tiga kali lebih umum pada pria-pria daripada pada wanita-wanita. Pada wanita-wanita, tulang-tulang sendi yang berjauhan dari spine lebih sering dipengaruhi daripada pada pria-pria. Ankylosing spondylitis mempengaruhi semua kelompok umur, termasuk anak-anak. Umur yang paling umum timbulnya gejala-gejala adalah di dekade kedua dan ketiga dari kehidupan.
Penyebab-Penyebab Ankylosing Spondylitis

Kecenderungan mengembangkan ankylosing spondylitis dipercayai adalah diwariskan secara genetik, dan mayoritas (hampir 90%) dari pasien-pasien dengan ankylosing spondylitis dilahirkan dengan gen HLA-B27. Tes-tes darah telah dikembangkan untuk mendeteksi marker gen HLA-B27 dan telah memajukan pengertian kita tentang hubungan antara HLA-B27 dan ankylosing spondylitis. Gen HLA-B27 tampaknya hanya meningkatkan kecenderungan mengembangkan ankylosing spondylitis, dimana beberap faktor-faktor tambahan, mungkin lingkungan, adalah perlu untuk timbulnya penyakit atau menjadi jelas. Contohnya, ketika 7% dari populasi Amerika mempunyai gen HLA-B27, hanya 1% dari populasi yang benar-benar mempunyai penyakit ankylosing spondylitis. Di bagian utara Skandinavia (Lapland), 1.8% dari populasi mepunyai ankylosing spondylitis sedangkan 24% dari populasi umum mempunyai gen HLA-B27. Bahkan diantara individu-individu yang positif HLA-B27, risiko mengembangkan ankylosing spondylitis tampaknya lebih jauh berhubungan dengan keturunan. Pada individu-individu yang positif HLA-B27 yang mempunyai saudara-saudara dengan penyakit ini, risiko mereka mengembangkan ankylosing spondylitis adalah 12% (enam kali lebih besar daripada mereka yang saudara-saudaranya tidak mempunyai ankylosing spondylitis).

Akhir-akhir ini, dua lagi gen-gen telah diidentifikasikan yang berkaitan dengan ankylosing spondylitis. Gen-gen ini disebut ARTS1 dan IL23R. Gen-gen ini tampaknya memainkan peran dalam mempengaruhi fungsi imun. Diantisipasikan bahwa dengan mengerti efek-efek dari setiap dari gen-gen yang diketahui ini, peneliti-peneliti akan membuat kemajuan-kemajuan yang signifikan dalam menemukan penyembuhan untuk ankylosing spondylitis.

Bagaimana peradangan terjadi dan menetap pada organ-organ dan sendi-sendi tulang yang berbeda pada ankylosing spondylitis adalah persoalan dari penelitian yang aktif. Setiap individu cenderung mempunyai pola unik kehadiran dan aktivitas dari penyakit mereka sendir. Peradangan awal mungkin adalah akibat dari aktivitas dari sistim imun tubuh oleh infeksi bakteri atau kombinasi dari kuman-kuman infeksi. Sekali diaktifkan, sistim imun tubuh menjadi tidak mampu untuk memadamkannya sendiri, meskipun infeksi bakteri awal mungkin telah hilang lama. Peradangan jaringan yang kronis yang berakibat dari aktivitas yang terus menerus dari sistim imun tubuh pada ketidakhadiran dari infeksi yang aktif adalah tanda dari penyakit peradangan autoimun.

Gejala-Gejala Ankylosing Spondylitis
Gejala-gejala ankylosing spondylitis berhubungan dengan peradangan dari spine, sendi-sendi tulang (joints), dan organ-organ lain. Kelelahan adalah gejala umum yang berkaitan dengan peradangan aktif. Peradangn spine menyebabkan nyeri dan kekakuan pada belakang bawah , area bokong atas, leher, dan sisanya spine. Timbulnya nyeri dan kekakuan biasanya secara berangsur-angsur dan memburuk secara progresif melalui waktu berbulan-bulan. Adakalanya, timbulnya sangat cepat dan hebat/keras. Gejala-gejala nyeri dan kekakuan adalah seringkali parah waktu pagi atau setelah periode-periode tidak aktif yang panjang. Nyeri dan kekakuan seringkali mereda dengan gerakan, panas, dan mandi hangat pada pagi hari. Karena ankylosing spondylitis seringkali mempengaruhi pasien-pasien masa remaja, timbulnya nyeri belakang bawah kadangkala disalahartikan sebagai luka-luka olahraga pada pasien-pasien yang lebih muda.

Pasien-pasien yang memunyai peradangan spine kronis yang berat dapat mengembangkan penyatuan tulang sepenuhnya dari spine (ankylosis). Sekali menyatu, nyeri pada spine hilang, namun pasien mempunyai suatu kehilangan sepenuhnya dari mobilitas spine. Spine yang menyatu ini adalah sangat rapuh dan mudah patah (fracture) ketika telibat pada trauma, seperti kecelakaan-kecelakaan motor. Penimbulan mendadak dari nyeri dan moblitas pada area spine dari pasien-pasien ini dapat mengindikasikan kerusakkan tulang (fracture). Leher bagian bawah (cervical spine) adalah area yang paling umum untuk kerusakkan-kerusakkan (fractures) seperti itu.

Spondylitis dan ankylosis kronis menyebabkan lengkungan kedepan (bongkok) dari batang tubuh bagian atas (thoracic spine), membatasi kapasitas pernapasan. Spondylitis dapat juga mempengaruhi area-area dimana tulang-tulang iga (ribs) dicantelkan pada spine bagian atas, lebih jauh membatasi kapasitas paru-paru. Ankylosing spondylitis dapat menyebabkan peradangan dan luka goresan pada paru-paru, menyebabkan batuk dan sesak napas, terutama dengan latihan dan infeksi-infeksi. Oleh karenanya, kesulitan bernapas dapat menjadi komplikasi yang serius dari ankylosing spondylitis.

Pasien-pasien dengan ankylosing spondylitis dapat juga mempunyai arthritis pada sendi-sendi tulang yang lain daripada tulang belakang (spine). Pasien-pasien mugkin merasakan nyeri, kekakuan, panas, bengkak, kehangatan, dan/atau kemerahan pada tulang-tulang sendi seperti pinggul-pinggul, lutut-lutut, dan pergelangan-pergelangan. Adakalanya, tulang-tulang sendi yang kecil dari jari-jari kaki dapat meradang, atau berbentuk "sosis". Peradangan dapat terjadi pada tulang rawan (cartilage) sekitar tulang dada (costochondritis) begitu juga pada tendon-tendon dimana otot-otot menempel pada tulang (tendinitis) dan tempelan-tempelan ligamen (ligament attachments) pada tulang. Beberapa pasien-pasien dengan penyakit ini mengembangkan Achilles tendinitis, menyebabkan nyeri dan kekakuan pada belakang tumit, terutama jika bertolak dengan kaki ketika naik tangga-tangga. Peradangan jaringan-jaringan dari alas kaki, plantar fasciitis, terjadi lebih sering pada orang-orang dengan ankylosing spondylitis.

Area-area lain dari tubuh yang dipengaruhi oleh ankylosing spondylitis termasuk mata-mata, jantung, dan ginjal-ginjal. Pasien-pasien dengan ankylosing spondylitis dapat mengembangkan peradangan pada iris, disebut iritis. Iritis dikarakteristikan dengan kemerahan dan nyeri pada mata, terutama ketika melihat pada sinar-sinar yang terang. Serangan-serangan yang terjadi kembali dari iritis dapat mempengaruhi kedua mata. Sebagai tambahan pada iris, badan siliari (ciliary body) dan koroid (choroid) dari mata dapat meradang dan ini dirujuk sebagai uveitis. Iritis dan uveitis dapat menjadi komplikasi-komplikasi yang serius dari ankylosing spondylitis yang dapat merusak mata dan mengganggu penglihatan, dan mungkin memerlukan suatu pelayanan yang mendesak dari seorang spesialis mata (ophthalmologist). Perawatan-perawatan khusus untuk peradangan mata yang serius dibahas pada bagian perawatan dibawah. Perlu dicatat bahwa iritis dan peradangan spine dapat terjadi dalam bentuk-bentuk lain dari arthritis seperti reactive arthritis (dahulunya sindrom Reiter), psoriatic arthritis, dan arthritis dari penyakit peradangan usus.

Suatu komplikasi yang jarang dari ankylosing spondylitis melibatkan luka parut dari sistim elektrik jantung, menyebabkan denyut jantung yang abnormal rendah. Alat pemacu jantung mungkin perlu pada pasien-pasien ini untuk mempertahankan denyut jantung dan hasil (output) yang memadai. Bagian aorta yang paling dekat dengan jantung dapat meradang, berakibat pada kebocoran dari klep aorta. Pasien-pasien ini dapat mengembangkan sesak napas, kepeningan, dan gagal jantung.

Spondylitis yang lanjut dapat menjurus pada endapan-endapan yang disebut amyloid kedalam ginjal-ginjal dan berakibat pada kegagalan ginjal. Penyakit ginjal yang progresif dapat menjurus pada kelelahan kronis dan mual dan dapat memerlukan pembuangan racun-racun darah yang terakumulasi dengan mesin penyaringan (dialysis).

Mendiagnosis Ankylosing Spondylitis
Diagnosis dari ankylosing spondylitis berdasarkan pada evaluasi gejala-gejala pasien, pemeriksaan fisik, penemuan-penemuan x-ray, dan tes-tes darah. Gejala-gejala termasuk nyeri dan kekakuan dari spine dan area-area sakrum pada pagi hari dengan atau tanpa diiringi peradangan pada sendi-sendi tulang, tendon-tendon, dan organ-organ lainnya. Gejala-gejala awal dari ankylosing spondylitis dapat sangat memperdayakan/menipu, karena kekakuan dan nyeri pada belakang bawah (low back) dapat terlihat pada banyak kondisi-kondisi lain. Ia dapat sangat sulit dipisahkan pada wanita-wanita, yang cenderung (namun tidak selalu) mempunyai keterlibatan spine yang lebih ringan. Tahun-tahun dapat belalu sebelum diagnosis ankylosing spondylitis bahkan dipertimbangkan.

Pemeriksaan dapat mempertunjukkan tanda-tanda peradangan dan pengurangan batasan dari gerakan tulang-tulang sendi. Ini dapat sangat jelas pada spine. Fleksibilitas dari belakang bawah (low back) dan/atau leher dapat dikurangi. Mungkin ada kelembutan dari tulang-tulang sendi sacroiliac dari bokong-bokong bagian atas. Ekspansi dari dada dengan bernapas penuh dapat dibatasi karena kekakuan dari dinding dada. Orang-orang yang dipengaruhi sangat berat dapat mempunyai suatu postur tubuh yang membungkuk. Peradangan mata dapat dievaluasi oleh dokter dengan ophthalmoscope.

Tanda-tanda yang lebih jauh pada diagnosis disarankan oleh kelainan-kelainan x-ray dari spine dan kehadiran dari tes darah untuk penanda genetik, gen HLA-B27. Tes-tes darah lain mungkin menyediakan bukti peradangan didalam tubuh. Contohnya, tes darah disebut angka sedimentasi adalah penanda nonspesifik untuk peradangan diseluruh tubuh dan sering meningkat dalam kondisi-kondisi seperti ankylosing spondylitis. Analisa urin seringkali dilakukan untuk mencari kelainan-kelainan ginjal yang mengiringinya, begitu juga untuk mengeluarkan kondisi-kondisi ginjal yang mungkin menghasilkan nyeri belakang (back pain) yang meniru ankylosing spondylitis. Pasien-pasien juga dievaluasi secara simultan untuk gejala-gejala dan tanda-tanda dari spondyloarthropathies yang berkaitan lainnya, seperti psoriasis, penyakit kelamin atau dysentery (reactive arthritis atau penyakit Reiter), dan penyakit peradangan usus (ulcerative colitis atau penyakit Crohn).
Pilihan-Pilihan Perawatan Ankylosing Spondylitis

Perawatan ankylosing spondylitis melibatkan penggunaan dari obat-obat untuk mengurangi peradangan dan/atau menekan/menindas imunitas, terapi fisik, dan latihan. Obat-obat mengurangi peradangan pada spine dan sendi-sendi tulang dan organ-organ lain. Terapi fisik dan latihan membantu memperbaiki postur, mobilitas spine, dan kapasitas paru-paru.

Aspirin dan obat-obat anti-peradangan nonsteroid (NSAIDs) biasanya digunakan untuk mengurangi nyeri dan kekakuan dari spine dan sendi-sendi tulang laninya. NSAIDs yang umum dipakai termasuk indomethacin (Indocin), tolmetin (Tolectin), sulindac (Clinoril), naproxen (Naprosyn), dan diclofenac (Voltaren). Efek-efek sampingan umum mereka termasuk gangguan perut, mual, nyeri perut, diare, dan bahkan perdarahan borok-borok. Obat-obat ini seringkali diminum dengan makanan untuk memperkecil efek-efek sampingan.

Pada beberapa pasien-pasien dengan ankylosing spondylitis, peradangan dari sendi-sendi tulang tidak termasuk spine (seperti pinggul-pinggul, lutut-lutut, atau pergelangan-pergelangan) menjadi persoalan utama. Peradangan pada sendi-sendi tulang ini mungkin tidak merespon pada NSAIDs sendiri. Pada pasien-pasien ini, tambahan dari obat-obat yang menekan sistim imun tubuh dipertimbangkan. Obat-obat ini, seperti sulfasalazine (Azulfidine), mungkin membawa pengurangan peradangan jangka panjang. Suatu alternatif dari sulfasalazine yang sedikt banyaknya lebih efektif adalah methotrexate (Rheumatrex, Trexall), yang dapat diberikan melalui mulut atau melalui suntikan. Tes-tes darah seringkali dilakukan selama perawatan methotrexate karena potensi keracunannya pada hati, yang bahkan dapat menjurus pada cirrhosis, dan keracunan pada sumsum tulang, yang dapat menjurus pada anemia berat.

Penelitian terakhir telah menunjukan bahwa untuk ankylosing spondylitis yang gigih dengan keterlibatan spine yang tidak merespon pada obat-obat anti peradangan, keduanya sulfasalazine dan methotrexate adalah tidak efektif. Obat-obat efektif yang lebih baru untuk penyakit spine menyerang protein kurir/pesuruh dari peradangan yang disebut TNF. Obat-obat penghalang TNF ini telah ditunjukkan sangat efektif untuk merawat ankylosing spondylitis dengan memberhentikan aktivitas penyakit, mengurangi peradangan, dan memperbaiki mobilitas spine. Contoh-contoh dari TNF-blockers ini termasuk etanercept (Enbrel), infliximab (Remicade), dan adalimumab (Humira).

Beberapa pokok-pokok utama tentang perawatan ankylosing spondylitis berhak mendapat penekanan. Ada spondylitis awal yang tingkat diagnosisnya rendah yang terjadi sebelum tes sederhana x-ray dapat mendeteksi perubahan-perubahan klasik. Pasien-pasien yang dirawat lebih awal merespon lebih baik pada perawatan-perawatan. Obat-obat yang memodifikasi penyakit sekarang ini, seperti methotrexate, sulfasalazine, dan leflunomide (Arava), yang dapat menjadi efektif untuk peradangan sendi tulang dari sendi-sendi tulang yang berjauhan dari spine, adalah tidak efektif untuk peradangan spine. Jika obat-obat anti peradangan nonsteroid tidak efektif pada seorang pasien yang kondisinya didominasi oleh peradangan spine (dan 50% merespon), maka obat-obat biologi yang menghambat faktor tumor nekrosis diindikasikan (TNF inhibitors). Semua penghambat-penghambat TNF, termasuk Remicade, Enbrel, dan Humira adalah efektif dalam merawat ankylosing spondylitis. Perbaikan yang berakibat pada penghambatan TNF dipertahankan terus menerus selama bertahun-tahun perawatan. Jika penghambat-penghambat TNF diberhentikan, untuk alasan apa saja, kekambuhan penyakit terjadi hampir pada semua pasien-pasien dalam waktu satu tahun. Jika penghambat TNF kemudian dimulai lagi, ia secara khas efektif.

Kortikosteroid-kortikosteroid (kortison) mulut atau suntikan adalah agent-agent anti peradangan yang berpotensi dan dapat secara efektif mengontrol spondylitis dan peradangan-peradangan lain didalam tubuh. Sayangnya, kortikosteroid-kortikosteroid dapat mempunyai efek-efek sampingan yang serius jika digunakan pada basis jangka panjang. Efek-efek sampingan ini termasuk katarak-katarak, penipisan dari kulit dan tulang-tulang, mudah memar, infeksi-infeksi, diabetes, dan kehancuran dari sendi-sendi tulang besar, seperti pinggul-pinggul.

Terapi fisik untuk ankylosing spondylitis termasuk instruksi-instruksi dan latihan-latihan untuk mempertahankan postur yang sesuai. Ini termasuk bernapas yang dalam untuk ekspansi paru dan latihan-latihan peregangan (stretching exercises) untuk memperbaiki mobilitas spine dan sendi tulang. Karena ankylosis dari spine cenderung menyebabkan lekukan/lengkungan/kebongkokan ke depan, pasien-pasien diperintahkan untuk mempertahankan postur yang tegak sebanyak mungkin dan melakukan latihan-latihan perluasan ke belakang. Pasien-pasien juga dinasehati untuk tidur pada suatu kasur yang kokoh dan menghindari penggunaan sebuah bantal untuk mencegah lekukan/lengkungan tulang belakang (spine). Ankylosing spondylitis dapat melibatkan area-area dimana tulang-tulang iga menempel pada spine bagian atas begitu juga sendi-sendi tulang vertebra, jadi membatasi kapasitas bernapas paru. Pasien-pasien diinstruksikan untuk seringkali mengembangkan secara maksimal dada mereka sepanjang hari untuk mengecilkan pembatasan ini.

Program-program latihan disesuaikan untuk setiap individu pasien. Berenang lebih disukai, karena ia menghindari dampak yang menggetarkan dari tulang belakang. Ankylosing spondylitis tidak perlu membatasi kelibatan seorang pasien pada atletik. Pasien-pasien dapat berpartisipasi pada olahraga-olahraga aerobik yang dipilh secara hati-hati ketika penyakit mereka tidak aktif. Latihan aerobik umumnya dianjurkan karena ia memajukan perluasan penuh dari otot-otot pernapasan dan membuka saluran-saluran udara dari paru-paru.

Peradangan dan penyakit-penyakit pada organ-organ lain dirawat secara terpisah. Contohnya, peradangan iris dari mata (iritis atau uveitis) mungkin memerlukan obat-obat tetes mata kortison (pred forte) dan dosis-dosis kortison mulut (secara oral) yang tinggi. Sebagai tambahan, obat-obat tetes mata atropine seringkali diberikan untuk mengendurkan otot-otot dari iris. Kadangkala suntikan kortison kedalam mata yang dipengaruhi adalah perlu jika peradangannya berat. Penyakit jantung pada pasien-pasien dengan ankylosing spondylitis mungkin memerlukan penempatan pemacu jantung atau obat-obat untuk gagal jantung kongestif (congestive heart failure).

Merokok sangat tidak dianjurkan pada pasien-pasien dengan ankylosing spondylitis, karena ia akan mempercepat luka parut pada paru-paru dan memperburuk secara serius kesulitan-kesulitan bernapas. Adakalanya, pasien-pasien dengan penyakit paru yang parah yang berkaitan dengan ankylosing spondylitis mungkin memerlukan tambahan oksigen dan obat-obat untuk memperbaiki pernapasan.

Pasien-pasien mungkin perlu memodifikasi aktivitas-aktivitas kehidupan sehari-hari mereka dan menyesuaikan ciri-ciri tempat kerja. Contohnya, pekerja-pekerja dapat menyesuaikan bangku-bangku dan meja-meja untuk postur-postur yang sesuai. Pengemudi-pengemudi dapat menggunakan kaca-kaca untuk melihat kebelakang yang lebar untuk mengkompensasi gerakan yang terbatas pada spine.

Akhirnya, pasien-pasien yang mempunai penyakit yang parah dari tulang-tulang sendi tulang pinggul dan spine mungkin memerlukan operasi orthopedi (bedah tulang).
Masa Depan untuk Pasien-Pasien dengan Ankylosing Spondylitis

Ankylosing spondylitis dan setiap dari spondyloarthropathies adalah area-area dari penelitian aktif. Hubungan antara kekuatan-kekuatan yang bersifat menular dan pemicu dari peradangan kronis sedang dikejar dengan penuh semangat. Faktor-faktor yang mengabadikan "auto-immunity" sedang diidentifikasikan. Karakteristik-karakteristik dari penanda gen HLA-B27 sedang didefinisikan lebih jauh. Kenyataannya, sekarang diketahui ada tujuh subtipe-subtipe yang berbeda dari HLA-B27.

Dampak dari penemuan akhir-akhir ini dari dua gen-gen tambahan yang berkaitan dengan ankylosing spondylitis tidak dapat terlalu ditekankan. Ketika lebih banyak tentang mekanisme-mekanisme yang tepat yang digunakan oleh gen-gen ini untuk mempengaruhi sistim imun dimengerti, penemuan dari penyembuhan akan menjadi mungkin. Lebih dari itu, hasil-hasil dari penelitian yang sedang berjalan akan menjurus pada pengertian dan perawatan yang lebih baik dari seluruh kelompok penyakit yang secara kolektif dikenal sebagai spondyloarthropathies.

SCOLIOSIS

Definisi Scoliosis

Scoliosis adalah suatu kelainan yang menyebabkan suatu lekukan yang abnormal dari spine (tulang belakang). Spine mempunyai lekukan-lekukan yang normal ketika dilihat dari samping, namun ia harus nampak lurus ketika dilihat dari depan. Kyphosis adalah suatu lekukan yang dilihat dari sisi dimana spine bengkok kedepan (maju). Lordosis adalah suatu lekukan yang dilihat dari sisi dimana spine bengkok kebelakang. Orang-orang dengan scoliosis mengembangkan lekukan-lekukan tambahan ke setiap sisi, dan tulang-tulang dari spine melingkar pada masing-masing seperti sebuah pencabut sumbat botol (corkscrew).Scoliosis adalah kira-kira dua kali lebih umum pada anak-anak perempuan daripada anak-anak lelaki. Ia dapat dilihat pada semua umur, namun ia adalah lebih umum pada mereka yang lebih dari 10 tahun umurnya. Scoliosis adalah turunan atau warisan dimana orang-orang dengan scoliosis adalah lebih mungkin mempunyai anak-anak dengan scoliosis; bagaimanapun, tidak ada korelasi antara keparahan dari lekukan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Penyebab Scoliosis

Pada kebanyakan kasus-kasus, penyebab dari scoliosis tidak diketahui (idiopathic). Tipe dari scoliosis ini digambarkan berdasarkan pada umur ketika scoliosis berkembang. Jika orang itu kurang dari 3 tahun umurnya, ia disebut infantile idiopathic scoliosis. Scoliosis yang berkembang antara umur 3 dan 10 tahun disebut juvenile idiopathic scoliosis, dan orang-orang yang diatas 10 tahun umurnya mempunyai adolescent idiopathic scoliosis.

Ada tiga tipe-tipe utama lain dari scoliosis:

* Functional: Pada tipe scoliosis ini, spine adalah normal, namun suatu lekukan abnormal berkembang karena suatu persoalan ditempat lain didalam tubuh. Ini dapat disebabkan oleh satu kaki adalah lebih pendek daripada yang lainnya atau oleh kekejangan-kekejangan di punggung.
* Neuromuscular: Pada tipe scoliosis ini, ada suatu persoalan ketika tulang-tulang dari spine terbentuk. Baik tulang-tulang dari spine gagal untuk membentuk sepenuhnya, atau mereka gagal untuk berpisah satu dari lainnya. Tipe scoliosis ini berkembang pada orang-orang dengan kelainn-kelainan lain termasuk kerusakan-kerusakan kelahiran, penyakit otot (muscular dystrophy), cerebral palsy, atau penyakit Marfan. Jika lekukan hadir waktu dilahirkan, ia disebut congenital. Tipe scoliosis ini seringkali adalah jauh lebih parah dan memerlukan perawatan yang lebih agresif daripada bentuk-bentuk lain dari scoliosis.
* Degenerative: Tidak seperti bentuk-bentuk lain dari scoliosis yang ditemukan pada anak-anak dan remaja-remaja, degenerative scoliosis terjadi pada dewasa-dewasa yang lebih tua. Ia disebabkan oleh perubahan-perubahan pada spine yang disebabkan oleh arthritis. Pelemahan dari ligamen-ligamen dan jaringan-jaringan lunak lain yang normal dari spine digabungkan dengan spur-spur tulang yang abnormal dapat menjurus pada suatu lekukan dari spine yang abnormal.

Lain-Lain: Ada penyebab-penyebab potensial lain dari scoliosis, termasuk tumor-tumor spine seperti osteoid osteoma. Ini adalah tumor jinak yang dapat terjadi pada spine dan menyebabkan nyeri/sakit. Nyeri menyebabkan orang-orang untuk bersandar pada sisi yang berlawanan untuk mengurangi jumlah dari tekanan yang diterapkan pada tumor. Ini dapat menjurus pada suatu kelainan bentuk spine.

Gejala-Gejala Scoliosis
Gejala-gejala yang paling umum dari scoliosis adalah suatu lekukan yang tidak normal dari spine. Seringkali ini adalah suatu perubahan yang ringan dan mungkin pertama kali diperhatikan oleh seorang teman atau anggota keluarga. Ia dapat juga ditemukan pada suatu pengujian penyaringan sekolah yang rutin untuk scoliosis. Mereka yang terpengaruh mungkin mencatat bahwa pakaian-pakaian mereka tidak cocok seperti yang mereka lakukan sebelumnya atau bahwa celana-celana panjang adalah lebih panjang pada satu sisi daripada yang lainnya.

Scoliosis mungkin menyebabkan kepala nampaknya bergeser dari tengah atau satu pinggul atau pundak lebih tinggi daripada sisi berlawanannya. Jika scoliosis adalah lebih parah, ia dapat membuatnya lebih sulit untuk jantung dan paru-paru untuk bekerja dengan baik. Ini dapat menyebabkan sesak napas dan nyeri dada.

Pada kebanyakan kasus-kasus, scoliosis adalah tidak menyakitkan, namun ada tipe-tipe tertentu dari scoliosis yang dapat menyebabkan sakit punggung. Sebagai tambahan, ada penyebab-penyebab lain dari sakit punggung, yang dokter anda juga akan ingin mencarinya.
Mendiagnosis Scoliosis

Jika anda berpikir anda mempunyai scoliosis, anda dapat mengunjungi dokter anda untuk suatu pengujian. Dokter akan bertanya pertanyaan-pertanyaan, termasuk apakah ada suatu sejarah scoliosis keluarga, atau apakah anda mempunyai nyeri apa saja, kelemahan, atau persoalan-persoalan medis lain.

Pengujian fisik melibatkan melihat pada lekukan spine dari sisi-sisi, depan, dan belakang. Orang itu akan diminta untuk membuka baju dari pinggang keatas untuk melihat lebih baik segala lekukan-lekukan yang abnormal. Orang itu akan kemudian membungkuk kedepan mencoba untuk menyentuh jari-jari kaki mereka. Dokter akan juga melihat pada simetris dari tubuh untuk melihat apakah pinggul-pinggul dan pundak-pundak berada pada tinggi yang sama. Perubahan-perubahan kulit apa saja akan juga diidentifikasi yang dapat menyarankan scoliosis yang disebabkan oleh suatu kerusakan kelahiran.

Pertumbuhan yang lebih yang seseorang mendapatkan tersisa meningkatkan kesempatan-kesempatan dari scoliosis menjadi lebih buruk. Sebagai akibatnya, dokter mungkin mengukur tinggi dan berat dari seseorang untuk perbadingan dengan kunjungan-kunjungan masa depan. Petunjuk-petunjuk lain pada jumlah pertumbuhan yang tersisa adalah tanda-tanda dari pubertas (masa remaja) seperti kehadiran dari payudara-payudara atau rambut kemaluan (pubic hair) dan apakah periode-periode menstrual telah mulai pada anak-anak perempuan.
Jika dokter percaya anda mempunyai scoliosis, anda dapat diminta untuk kembali untuk suatu pengujian tambahan dalam beberapa bulan untuk melihat apakah ada suatu perubahan, atau dokter mungkin mendapatkan X-rays daripunggung anda. Jika X-rays didapat, dokter dapat membuat pengukuran-pengukuran dari mereka untuk menentukan berapa besar dari lekukan yang hadir. Ini dapat membantu memutuskan perawatan apa, jika ada, yangperlu. Pengukuran-pengukuran dari kunjungan-kunjungan masa depan dapat dibandingkan untuk melihat apakah lekukan menjadi lebih buruk.
Merawat Scoliosis

Perawatan dari scoliosis didasarkan pada keparahan dari lekukan dan kesempatan-kesempatan dari lekukan menjadi lebih buruk. Tipe-tipe tertentu dari scoliosis mempunyai suatu kesempatan yang lebih besar untuk memburuk, jadi tipe dari scoliosis juga membantu menentukan perawatan yang tepat. Ada tiga kategori-kategori utama dari perawatan: pengamatan, penunjang (bracing), dan operasi.

Functional scoliosis disebabkan oleh suatu kelainan ditempat lain didalam tubuh. Tipe scoliosis ini dirawat dengan merawat kelainan itu, seperti suatu perbedaan pada panjang kaki. Tidak ada perawatan langsung dari spine karena spine adalah normal pada orang-orang ini.

Neuromuscular scoliosis disebabkan oleh suatu perkembangan yang abnormal dari tulang-tulang spine. Tipe-tipe dari scoliosis ini mempunyai kesempatan paling besar untuk menjadi lebih buruk. Pengamatan dan penunjang (brace) secara normal tidak bekerja dengan baik untuk orang-orang ini. Kebanyakan dari orang-orang ini akan akhirnya memerlukan operasi untuk menghentikan lekukan menjadi memburuk.

Perawatan dari idiopathic scoliosis didasarkan pada umur ketika ia berkembang.

Pada banyak kasus-kasus, infantile idiopathic scoliosis akan membaik tanpa perawatan apapun. X-rays dapat diperoleh dan pengukuran-pengukuran dibandingkan pada kunjungan-kunjungan masa dean untuk menentukan apakah lekukan memburuk. Penunjang (brace) secara normal tidak efektif pada orang-orang ini.

Juvenile idiopathic scoliosis mempunyai risiko yang paling tinggi untuk memburuk dari semua tipe-tipe idiopathic dari scoliosis. Menunjang bracing) dapat dicoba secara dini jika lekukan tidak sangat parah. Tujuannya adalah untuk mencegah lekukan memburuk sampai orang itu berhenti untuk tumbuh. Karena lekukan mulai secara dini pada orang-orang ini, dan mereka mempunyai banyak waktu yang disisakan untuk tumbuh, ada suatu kesempatan yang lebih tinggi untuk memerlukan perawatan yang lebih agresif atau operasi.

Adolescent idiopathic scoliosis adalah bentuk yang paling umum dari scoliosis. Jika lekukan adalah kecil ketika pertama kali didiagnosis, ia dapat diamati dan diikuti dengan X-rays dan pengukuran-pengukuran yang rutin. Jika lekukan tetap dibawah 25 derajat, tidak ada perawatan lain diperlukan. Jika lekukan adalah antara 25-40 derajat, suatu penunjang (brace) mungkin direkomendasikan. Jika lekukan adalah lebih besar dari 40 derajat, maka operasi mungkin direkomendasikan.

Seperti yang diterangkan diatas, scoliosis adalah tidak secara khusus dihubungkan dengan nyeri punggung. Pada kasus-kasus dengan nyeri punggung, gejala-gejala dapat dikurangi dengan terapi fisik, massage, dan latihan-latihan, termasuk yoga. Ini dapat membantu menguatkan otot-otot dari punggung. Mereka bukanlah, bagaimanapun, suatu penyembuhan untuk scoliosis dan tidak akan mampu untuk mengoreksi lekukan yang abnormal.

Ada beberapa tipe-tipe yang berbeda dari penunjang-penunjang (braces) yang tersedia untuk scoliosis. Beberapa perlu dipakai hampir 24 jam per hari dan dilepaskan hanya untuk mandi. Yang lain-lain dapat dipakai hanya waktu malam. Kemampuan dari suatu penunjang (brace) untuk bekerja tergantung pada orang yang mengikuti instruksi-instruksi dari dokter dan memakai brace seperti yang diarahkan. Penunjang-penunjang (Braces) tidak diciptakan untuk mengoreksi lekukan. Mereka digunakan untuk membantu memperlambat atau menghentikan lekukan menjadi memburuk.

Jika lekukan bertahan dibawah 40 derajat sampai orang itu selesai tumbuhnya, ia tidak mungkin memburuk dalam kehidupannya kemudian. Bagaimanapun, jika lekukan lebih besar dari 40 derajat, kemungkinan ia berlanjut memburuk dengan 1-2 derajat setiap tahun untuk sisa hidupnya. Jika ini tidak dicegah, orang itu akan akhirnya berada pada risiko untuk persoalan-persoalan jantung atau paru-paru.

Jika suatu tumor seperti osteoid osteoma adalah penyebab dari scoliosis, operasi untuk mengangkat tumor umumnya mampu untuk mengoreksi lekukan.

Orang-orang dengan degenerative scoliosis akan seringkali mempunyai lebih banyak keluhan-keluhan dari nyeri punggung dan nyeri kaki. Ini dihubungkan dengan arthritis pada punggung dan kemungkinan tekanan dari akar-akar syaraf yang menjurus ke kaki-kaki. Perawatan yang bukan operasi termasuk terapi fisik, latihan-latihan, dan chiropractic yang lembut dapat menghilangkan gejala-gejala ini pada beberapa kasus-kasus. Orang-orang yang gagal untuk menjadi lebih baik dengan perawatan-perawatan ini mungkin mendapat manfaat dari operasi. X-rays dan kemungkinan MRIs akan diperoleh untuk merencanakan operasi. Operasi dapat termasuk hanya suatu pengurangan tekanan atau pengangkatan dari taji-taji (spurs) tulang yang menekan syaraf-syaraf. Pada beberapa kasus-kasus, suatu fusion akan menjadi perlu untuk menstabilkan spine dan kemungkinan mengoreksi lekukan yang abnormal.
Harapan Untuk Scoliosis

Program-program penyaringan sekolah telah membantu untuk mengidentifikasi banyak kasus-kasus dari scoliosis secara dini. Ini mengizinkan orang-orang dirawat dengan pengamatan atau membangitkan semangat dan menghindari keperluan untuk operasi pada banyak kasus-kasus. Kebanyakan orang-orang dengan scoliosis dapat hidup kehidupan-kehidupan yang penuh, produktif, dan yang normal. Orang-orang dengan scoliosis mampu menjadi hamil dan mempunyai anak-anak dengan tidak ada risiko yang meningkat untuk komplikasi-komplikasi. Mereka mungkin berada pada risiko yang meningkat untuk tambahan nyeri bagian bawah belakang selama kehamilan.
Adakah Penyembuhan Untuk Scoliosis ?

Pada saat ini, tidak ada penyembuhan untuk scoliosis. Ada opsi-opsi perawatan yang baik seperti yang didiskusikan diatas. Peneliti-peneliti sedang mencoba menemukan penyebab-penyebab dari tipe-tipe yang berbeda dari scoliosis. Ini akan mudah-mudahan menjurus pada perawatan yang lebih baik atau suatu kesembuhan.

Komputer/Laptop anda semakin lama semakin lambat ?

 Komputer kamu makin lama makin terasa lambat? jangan khawatir, sekarang kamu bisa menambah extra RAM hanya dengan mengunakan Flash Disk. Untuk windows Vista ke atas sudah tidak perlu tambahan, tetapi untuk windows XP kalian memerlukan program tambahan namanya eBoostr.

Program eBoostr ini sendiri tidak gratis tapi banyak kok crack2an atau patch yang bisa digunakan untuk menghilangkan batasan dalam free trial, tetapi tetap saja saya sarankan untuk membeli program ini dengan lisensi legal atau mungkin kalau nggak mau ribet dan punya uang cukup ya silahkan beli RAM fisik yang asli :)
Berdasarkan hasil percobaan saya kemarin eBoostr ini sangat membantu untuk desktop/notebook lama yang kapasitas RAM-nya sangat kecil, di antara 128-512 untuk yang punya RAM 1 GIGA ke atas kamu tidak akan merasakan terlalu banyak penambahan kecepatan setelah menggunakan eBoostr maka itu banyak yang mengira program ini adalah program gagal padahal sebenarnya tidak.
Konsep dasar eBoostr adalah membuat cache kedalam flash disk yang tentunya kecepatan akses data untuk write/read lebih cepat ketimbang proses melalui hard disk.
Adapun syarat² yang harus wajib kalian penuhi untuk mendapatkan hasil maksimal adalah sebagai berikut:
  1. Port USB 2.0 (kalau versi port USB kalian 1.1 bisa diatasi dengan membeli PCI to USB 2.0 card harganya murah sekitar 45-65 ribu Rupiah)

  2. Flash Disk dengan kecepatan Read/Write minimal 20MBPS, lebih cepat lebih baik tidak perlu space yang sangat besar minimal 1 giga saja sudah cukup, atau kalau kesulitan menemukan flash disk yang kecepatan read/write bagus silahkan cari flash disk dengan label “ReadyBoost“.

  3. eBoostr program.

Cara instalasinya juga sangat mudah, pertama install dulu program eBoostr ini, lalu masukkan flash disk anda kedalam port USB 2.0, setelah itu kamu bisa menambahkan perangkat ini kedalam program eBoostr, build cache di flash disk ini setelah selesai rasakan perbedaanya komputer kamu pasti lebih responsif dan gesit.
* Percobaan dengan flash disk berkecepatan rendah saja sudah terasa performance komputer lama saya berubah meningkat semakin cepat!, kalau dengan flash disk kecepatan tinggi pasti akan terasa lebih cepat.
Selamat mencoba :)
ARTIKEL TERKAIT

 

 

 

 

Berbagi Internet Lewat Wireless Dari Laptop ke Laptop

Sebenarnya banyak software untuk share internet melalui wireless bawaan laptop. Tetapi disini saya menjelaskan cara manualnya tanpa bantuan software.

Disini saya menjelaskan dengan 2 tahap :
TAHAP 1
Pertama kita harus mensetting modem internet kita agar bisa share ke wireless dari laptop. Disini saya menggunakan Smart Evdo sebagai modem saya jika anda menggunakan modem lain anda dapat mengira-ngira saja untuk mengikuti setiap langkah-langkahnya:
  1. Klik dibagian sebelah kanan bawah dari laptop/pc anda. Lihat gambar yang dilingkari
    sharing internet dengan wireless laptop

  2. Setelah anda meng-klik nya lalu muncul gambar seperti dibawah ini
    sharing internet dengan wireless laptop
    Lalu Klik kanan tulisan wireless terminal
    maka akan muncul seperti gambar diatas lalu pilih properties


  3. Setelah itu pasti akan muncul gambar seperti dibawah ini
    sharing internet dengan wireless laptop

  4. Setelah anda di tab sharing centang pada "allow other network users to connect through this computer internet connection" dan pada menu home networking connection pilih wireless connection network. Dan centang juga "establish a dial up connection whenever a computer on my network attempts to access the internet" Lihat gambar dibawah

    sharing internet dengan wireless laptop
    Pilih tab sharing seperti gambar diatas.

  5. Setelah itu klik tombol setting
    Lalu akan muncul windows seperti dibawah ini:
    sharing internet dengan wireless laptop

    Centang service yang ingin anda gunakan terserah tapi disini saya hanya mencentang secure web server (HTTPS) dan web server (HTTP). Disana terserah anda untuk mencentang yang mana saja, semuanya pun boleh. Setelah anda memilih service yang mana anda perlukan klik ok.

    Dan OK lagi.
    Selesai dan anda melanjutkannya pada tahap 2

TAHAP 2
Pada tahap ini kita mensetting wireless laptop/pc kita agar bisa share ke laptop lain. langkah-langkahnya sebagai berikut:
Langkah awal nya sama seperti langkah diawal klik pada pojok kanan bawah
  1. Lalu Klik open network and sharing network
    sharing internet dengan wireless laptop

  2. Setelah itu akan muncul windows seperti dibawah ini
    sharing internet dengan wireless laptop
    Pilih manage wireless network

  3. Setelah muncul windows baru pilih add, lihat gambar dibawah:
    sharing internet dengan wireless laptop

  4. Klik create an adhoc network
    sharing internet dengan wireless laptop

  5. Lalu tekan tombol next

  6. Lalu isi setiap kolom yang kosong di jendela baru ini
    sharing internet dengan wireless laptop
    Pada kolom network name saya tulis nama saya "ARDY" terserah isi apa saja . pada security type pilih WPA2-Personal , pada security key kita mengisi password untuk jaringan wireless anda disini terserah anda isikan password terserah anda lau centang hide characters agar agar tulisan pada password kita tidak terlihat, terakhir jangan lupa centang save this network dan klik next. Selesai

Terakhir jangan lupa untuk mendisconect modem anda untuk merefresh setingan anda tadi lalu connect kan lagi modem anda. Lalu pada laptop/pc yang hendak minta hotspot anda jangan lupa di connect-in y seperti biasa.
Nah, selamat!!! sekarang anda bisa berhotspot ria bersama teman-teman anda.

tes member

Personal
Message